5 cara menghadapi low kick muay thai

Hai! Salah satu teknik tendangan yang berpotensi merusak dan sulit untuk dihindari adalah low kick, tetapi bukannya tidak bisa dihindari atau diblokir. Kami akan berbagi beberapa teknik bertahan dari serangan low kick.

MENGHINDARI ATAU MEMBLOKIR LOW KICK?

Melakukan pertahanan dari serangan low kick bisa dilakukan baik dengan menghindari maupun memblokirnya. Pertanyaan selanjutnya adalah mana yang lebih baik? Jawabannya: tergantung posisimu dan lawanmu serta mana yang memungkinkan untuk lebih cepat dilakukan dalam hitungan sepersekian detik. Selain itu ada beberapa faktor lain yang penjelasannya bisa kamu baca di bawah ini.

Agar bisa menghindari low kick, kamu perlu lebih dulu mengetahui jika lawanmu akan melakukan low kick sebelum ia benar-benar melakukannya. Bukan belajar jadi paranormal ya, tapi kamu perlu belajar mengenali jarak serangan dan gerakan lawanmu agar bisa mengantisipasinya.

Low kick menggunakan kaki dominan biasanya didahului oleh teknik lain untuk mengalihkan perhatian sebelum melakukan low kick. Sedangkan low kick menggunakan kaki non dominan biasanya digunakan untuk mengecoh dan diikuti oleh serangan lain. Karenanya, untuk bisa mengetahui pada saat yang tepat apakah lawanmu akan melakukan low kick memang bukan hal mudah. Perlu pengalaman bertahun-tahun untuk bisa melakukan ini. Bahkan mungkin setelah bertahun-tahun pun belum tentu selalu bisa membaca serangan.

Jadi, karena menghindari low kick lebih sulit, kamu perlu belajar memblokir low kick dengan reaksi yang cukup cepat sebelum low kick lawanmu masuk ke sasarannya.

BEBERAPA CARA BERTAHAN DARI LOW KICK

Ada banyak cara bertahan dari low kick, disini kami akan berfokus pada 5 cara yaitu:

  1. Bergerak mundur sambil memundurkan pinggangmu sedikit sehingga serangan low kick lawanmu lewat di depanmu. Jika jarak dan penempatan posisi kakimu tepat, kamu bisa melanjutkan menyerang balik menggunakan low kick atau teknik lainnya.
  2. Dengan menggunakan kaki pada sisi yang sama dengan tendangan dari lawan, lakukan blokir low kick sambil bergerak maju ke arah menyamping dan menyerang balik menggunakan low kick ke kaki tumpuan lawanmu atau jika jarakmu cukup dekat bisa menyerang balik dengan pukulan, elbow atau knee.
  3. Melakukan teep atau front kick menggunakan kaki depanmu ke arah bagian atas tubuh lawan. Agar cara ini efektif, kamu harus bergerak mempersempit jarak dengan lawan dan melakukannya dengan cukup cepat sebelum low kick lawanmu benar-benar sepenuhnya terbentuk.
  4. Jika low kick ditujukan ke kaki depan pada posisi stance, bisa dihindari dengan memindahkan posisi kaki depanmu ke belakang. Setelah itu kamu bisa menyerang balik dengan menggunakan teknik pilihanmu, misalnya side teep.
  5. Memblokir dengan menggunakan kaki pada sisi yang berlawanan dengan low kick lawan. Beri dorongan dan tenaga pada saat kamu memblokir sehingga posisimu menjadi lebih dekat dengan lawan. Setelah memblokir tempatkan kakimu pada posisi sesuai dengan serangan balik yang ingin kamu lakukan. Kamu bisa menyerang balik dengan melakukan hook, elbow, body shot, low kick, atau lainnya.

Cara-cara tersebut dapat kamu lihat pada video berikut:

CARA MELAKUKAN BLOCKING PADA MUAY THAI

Untuk melakukan teknik blocking pada Muay Thai supaya bisa memblokir low kick (atau tendangan lain), berikut caranya:

  1. Angkat kaki sambil menekuk lutut

    Angkatlah kakimu yang akan digunakan untuk memblokir dan tekuk lutut, arahkan sedikit ke luar supaya bukan sisi kakimu yang bertemu dengan tendangan lawan tetapi sisi depan bagian tulang kering.
    Beri tenaga pada kakimu.

  2. Telapak kaki

    Telapak kaki pada kaki yang digunakan untuk memblokir bisa di tekuk ke arah atas (jari kaki menunjuk ke depan agak ke atas) atau bisa diluruskan ke bawah (jari kaki menunjuk ke bawah).

  3. Posisi lengan

    Lengan pada sisi yang lain diulurkan ke arah wajah lawan. Jangan lurus dan kaku, tekuk sedikit sikutmu, posisi bahu dinaikkan sedikit untuk melindungi rahang.
    Atau bisa juga lengan yang diulurkan adalah lengan pada sisi yang sama dengan kaki yang memblokir. Bisa juga kamu melindungi bagian wajah dan kepala dengan kedua tangan (tidak mengulurkan salah satu lengan ke arah lawan).
    Hal ini tergantung pada serangan balik yang akan kamu lakukan selanjutnya setelah memblokir.

  4. Tempelkan sikut ke paha

    Jika kamu mengulurkan tangan pada sisi yang berlainan dengan kaki yang melakukan blokir maka lengan pada sisi yang sama bagian atasnya menempel pada sisi tubuh sehingga bagian ketiakmu rapat, tidak membuka dan ditekuk dengan sikut menempel ke paha kaki yang diangkat tadi. Beri tenaga pada lenganmu.
    Lakukan tanpa kamu membungkukkan bagian atas tubuhmu.
    Jika low kick lawanmu mengarah ke bagian bawah lutut, langkah ini tidak perlu dilakukan (lihat poin 5 dan 6).

  5. Kaki tumpuan

    Tekuk sedikit lutut kaki tumpuanmu, jangan lurus dan kaku.

  6. Jika arah low kick ke bawah lutut

    1) Angkat kaki seperti akan melangkah tetapi sedikit lebih tinggi (sesuai ketinggian low kick) dan melangkah maju sambil menekan low kick yang kamu blokir ke arah bawah menggunakan daerah tulang keringmu.
    2) Lakukan blokir tanpa mengangkat pijakan kaki dengan hanya menekuk lutut dan menyambut low kick lawan dengan bagian tulang keringmu.
    Posisi sikut pada sisi yang sama dengan kaki yang melakukan blokir menempel pada bagian sisi tubuh daerah tulang rusuk sedangkan glovemu menempel pada dagu.

  7. Jika arah low kick ke pergelangan kaki

    Low kick ke arah pergelangan kaki biasanya dilakukan untuk menjegal dan menjatuhkan. Kamu akan sulit memblokirnya, lebih baik menghindar dengan mundur sampai low kick tersebut lewat di depanmu.

KESALAHAN YANG UMUM TERJADI SAAT BERTAHAN DARI LOW KICK

  1. Tidak menggunakan sisi depan kaki bagian bawah (daerah tulang kering) sebagai ‘perisai’mu.
  2. Kurang bertenaga saat memblokir. Low kick lawanmu bisa menembus pertahananmu jika saat memblokir kamu tidak cukup memberi tekanan tenaga ke arah low kick yang kamu blokir.
  3. Tidak menempelkan sikut ke paha akan memberi celah untuk lawanmu memasukkan low kick nya.
  4. Membungkukkan tubuh saat mengangkat kaki untuk memblokir. Bagian kepalamu akan rentan dari serangan pukulan.
  5. Tidak melindungi wajah. Lindungi wajahmu terutama bagian rahang dan pelipis dengan mengulurkan lengan ke arah wajah lawan atau menempelkan glove mu ke sisi wajah. Ini dilakukan untuk berjaga-jaga jika ada pukulan yang menyusul low kick.
  6. Untuk pemula: memblokir dengan menggunakan tangan atau menangkap low kick, ini akan membuat kerusakan yang lebih besar pada tanganmu jika tidak dilakukan dengan teknik yang benar.
  7. Menahan nafas saat memblokir low kick. Sama seperti pada saat kamu menyerang, buanglah nafas melalui hidung saat kamu memblokir. Lebih baik lagi jika dilakukan tepat pada waktu benturan terjadi karena akan memberikan tenaga lebih saat memblokir sekaligus sedikit menghilangkan rasa sakit akibat benturan.

TIPS MELATIH PERTAHANAN DARI LOW KICK

Menghindari low kick sebaiknya selalu dilakukan dengan diikuti serangan balasan. Jika kamu seorang pemula, bisa melatih cara menghindari atau memblokirnya dulu. Setelah fasih dengan tekniknya, baru kemudian mengkombinasikan dengan menyerang setelahnya.

Pada awalnya, memblokir low kick akan membuat bagian tulang keringmu sakit. Dengan sering berlatih, maka lama kelamaan kamu akan terbiasa dengan benturan yang terjadi dan rasa sakitnya tidak akan terlalu terasa lagi. Ini karena level pain resistance mu naik dan tulang keringmu menjadi lebih tebal karena sering terbentur saat latihan.

Melakukan latihan untuk memperkuat otot kaki serta tulang kering juga akan sangat membantu.

DISCLAIMER

Artikel ini disusun berdasarkan sumber-sumber terpercaya dan pengalaman pribadi penulis. Isi artikel ditujukan hanya untuk edukasi dan pengetahuan saja dan tidak ditujukan sebagai pengganti nasihat secara profesional. Jika kamu memiliki masalah kesehatan dan ingin melakukan latihan fisik berat atau ingin menggunakan suplemen atau obat apapun, selalu konsultasikan lebih dulu dengan dokter atau tenaga medis perofesional.

REFERENSI

  1. Pengalaman pribadi penulis
  2. Internal Bumi Muay Thai
About the author

Seorang praktisi dan penggemar olahraga beladiri yang juga merupakan ibu dari 5 orang anak laki-laki, 1 orang anak perempuan, dan 8 kucing. Beladiri pertama yang dipelajari adalah Tae Kwon Do selama 1 tahun. Kemudian mempelajari Kickboxing dan Muay Thai di Kickboxing Indonesia di Bandung sejak 1997. Belajar beberapa teknik Japanese Traditional Jujutsu dan self-defense dari sang suami yang juga merupakan seorang pebeladiri.

Leave a Reply

WhatsApp chat